Senin, April 15, 2019

My Precious - "Mereka yang Terbaik"

0 komentar
Saya ga tau mulai darimana cerita tentang mereka ini... Saya menjanjikan akan menulis panjang tentang mereka di Blog pribadi saya... tentang mereka,my precious, murid murid saya - angkatan 2019 (angkatan special menurut saya)...
Saya punya alasan untuk ini.. Mereka adalah angkatan di mana dari kelas x saya mulai menjadi kepala sekolah.. Bagi saya, angkatan ini adalah Tanggung jawab terbesar saya...

Mudahkah? Sama sekali tidak...
Mereka adalah angkatan yang BERANI... Tidak takut untuk menyampaikan pendapat, sekalipun itu salah.. Apalagi benar kan 😉😉

Diangkatan ini semua ekskul bergerak dan berjalan dengan benar rasanya... Semuanya aktif... Tak jarang mereka langsung menemui saya tanpa Pembina karena mereka langsung ingin didengar.... yah, walau secara struktural organisasi itu salah.. Tapi bagi saya itu CARA MEREKA untuk mendapatkan perhatian...

Tapi bukan berarti ga ada masalah sama sekali... Angkatan ini juga membuat saya berkali kali mempertanyakan kemampuan diri saya karena luar biasaaaaaaaaa "Tingkahnya"

Mereka membuat saya berhadapan dengan Yayasan sering sekali karena kelasnya yang berantakan hingga berkali kali ditegur....
Angkatan ini juga paling sering yang dikejar2 ke belakang karena yaaaah ngerokoklah, jajan dibelakanglah...
Angkatan yang kalo liat saya berjalan, anggota kelas tanpa dikomando langsung kabur masuk kelas (ntah kenapa hobby banget duduk didepan kelas memancing ibunyaaa buat nyusul kesana)
Angkatan ini mengalami hal berat di awal kelas 12, tapi dari sana saya tau saya harus ekstra perhatian dengan mereka... Membuat saya ingin membuktikan bahwa mereka adalah PRIORITAS UTAMA saya....

Sebenarnya banyak tentang kenakalan yang dibuat anak anak ini... Tapi saat saya ingin menulisnya, yang terekam hanya moment menyenangkan... Saya merasa sekali ditinggal oleh mereka, rasanya saya masih ingin bersama mereka...
Hari ini saya merindu.... Bahkan kenangan per orang dengan mereka saya ingat dengan jelas.... Sebelumnya ibu minta maaf kalau hanya beberapa yang dituliskan.. Gempor rasanya kalau harus semuaaaa....

Saya akan merindukan Cici dan Dewi...Dua anak ini saling melengkapi, Cici dengan emosinya yang meledak ledak, sementara Dewi bagian yang menenangkan.... Namun, kalau cici ga berani speak up, kegiatan colorfun kita ga akan jadi... Mereka berdua menjanjikan kalau semua akan setuju dan baik baik sajaaa.. dan yeaaaaah kita berhasil....


Saya akan merindukan Liki... Anak ini sebandel apapun dia, Dia tak akan pernah berbohong kalau dia tidak masuk sekolah karena sakit... Dia akan jujur bahwa dia kesiangan... Terlambatpun, dia mengaku kalau habis merokok di belakang...Tapi dia pernah dengan bangga kalau dia dan teamnya Juara 2 Mobile legend.. Bagi saya itu prestasi, tidak harus akademik.. Saya Bangga....

Saya akan merindukan Tati, anak yang selalu siap dengan semua Tugas yang diberikan apalagi kalo dance... Colorfun dance sukses karena coreography nya Tati ini... Nanti dia akan menemani adek2nya lomba pramuka, entah kenapa hati saya tenang... Tenang karena adek2nya ga akan sendirian....

Saya akan merindukan Gunawan.. Saya akan merindukan berteriak "Gunawan, pakai bajunyaaaa, masukin bajunyaaaa..." Susah banget dsuruh pakai baju rapi.... Suaranya paling besar, khas banget.. disetiap kebisingan kelas, namanya tak pernah terlepas...Namun anak ini luar biasa kompak sama kakaknya...Saya selalu melihat mereka pulang bersama... jarang kakak adek bisa seakur itu.. Adik saya lebih memilih beda sekolah dengan saya....

Saya akan merindukan Amel dan Indah... Dua anak ini mengajarkan kepada saya, betapa murid murid saya berharga bagi saya.. Hampir kehilangan mereka membuat saya sangat khawatir.. Tapi, saat mereka memasrahkan dan akhirnya menemui saya, disana saya merasa mereka masih anak anak yang khawatir akan masa depannya juga...

Saya akan merindukan Veri.. Siswa berprestasi dengan attitude yang luar biasa baik... Bahkan dia tak memikirkan nilai saat dia lebih mementingkan perasaan temannya tentang ujian bazaar.. berkali kali dia memohon kepada saya, dia tak ingin bermasalah dengan temannya.. Punya teman kaya gini, PERTAHANKAN! 



Saya akan merindukan Fikri.. Anak yang sangat aktif dan bisa bergaul dengan siapa saja.. Saya selalu merasa tenang saat ada lomba apapun jika nama Fikri masuk di dalamnya... Saya tak pernah bercerita ini pada siapapun, saat saya bertanya Bisa Fik? Anggukan kepala dan tatapannya kepada saya meyakinkan saya bahwa memang semuanya baik baik saja.. Saya bisa tenang hanya dari anggukan kepalanya... 



Saya akan merindukan Abii.. yang cuma punya 2 tujuan ke sekolah.. Basket dan berkumpul bersama teman temannya.. Namun pada akhirnya Abi sampai ke tahap ini.. Berdebat soal basket itu bukan rahasia lagi.. Emosi meledaknya di lapangan basket hingga buat dia keluar dari lapangan adalah cerminan rasa sakit yang dia punya karena tak berhasil menang..Dan akhirnya Abi bersama Teamnya bisa meraih juara Basket yang PERTAMA setelah 9 tahun kita tak merasakannya... Pada saat perpisahan, mata ini langsung merah saat melihat dia.. Ah saya akan kehilangan anak ini... Dia boleh garang di basket, tapi saat belajar presentasi dia benar2 super pasrah kalo dsuruh belajar dan menjadi SUPER PENURUT.... 



Saya akan merindukan Puspita.. Saya tak pernah melupakan tangisannya saat saya terpaksa harus melepas salah satu siswa saya.. Betapa hari itu saya mengecewakannya, Namun itu yang terbaik.. Maafkan Ibu....

Saya akan merindukan Irma, anak yang kreatif dan asik saat diskusi akan masa depan.. Anak yang berani mengakui kesalahannya didepan saya.. Anak yang sangat tau berterima kasih... sama dia pasang surut.. Pernah dia menjauhi saya, tapi kemudian dia menjadi murid yang menurut dan kemudian berani menyumbangkan ide idenya....

Saya akan merindukan GENG anak anak ganteng KELVIN, HENDRO, DARWIN, SULLIMAN and the gank.. Anak anak dengan Senyum ramah dan Rajin banget bantu gurunya apalagi masalah bersih sana sini... Anak yang selalu membuat saya merasa saya juga pada akhirnya bisa akrab dengan anak Akuntansi (Harap maklum ya nak, ibu dari pemasaran dlunya)

Saya akan merindukan Kevin.. Tarian Dance nya membuat acara Pentas Seni Budaya menjadi lebih menarik.. Saya menangis saat membaca storynya tentang saya... Terima kasih anak ibu...

Saya akan merindukan Didi.. Anak ini di akhir akhir malah jadi temen Wa saya.. Dengan santainya dia bilang saya sengaja wa ibu biar ibu ada temannya, kasian ga ada yang WA... Dia saat menginginkan sesuatu sangat fokus... makanya bisa kompak sama Abii di basket... Dua2nya punya keinginan yang luar biasa....



Dan akhinya saya akan merindukan Jessica.. Anak Tunggal yang super ga manja.. mau berusaha.. dimusuhi banyak orang saat dia jadi manager workshop (Jadi teman curhatnya berjam jam), namun akhirnya Banyak disayang.. Senang dibully tapi ga baperan.. entah kenapa saya kangen buat meluk diaaaaa... 



Saya bisa saja menuliskan satu persatu tapi aduh nak gempor ibuuu, ini hanya sebagian yang mewakili isi hati ibuuu... 

Banyak peristiwa yang pada akhirnya bikin bangga.. Kegiatan Pawai dengan tampilan Drumbandnya yang super duper kece (Mayoretnya si Irma ni bener2 ngotot dan bilang bu, pakaian mayoret itu mencerminkan drumbandnya.. dan yeaaah dia bener, pakaian drumband pemba saat itu dibilang baguuus sekali)

Kegiatan Pramuka yang memenangkan banyak lomba.. Mereka angkatan terbaik! acara pramuka menyenangkan bersama mereka...

Kita bisa buat acara Colorfun jadi luar biasa menyenangkan karena itu kita lakukan semua dengan hati... Saya tak bisa melupakan d acara malam itu betapa kita semua larut dalam acara itu, dan moment saling memaafkan itu lebih luar biasa dibanding salaman pada saat perpisahan... benar kan? Dan saya juga tak bisa melupakan moment dimana kita menonton bersama video colorfun itu seolah olah hanya sekolah kita yang mengadakannya... Dan bagaimana kita sama sama share bareng video itu untuk menunjukkan itu peristiwa besar untuk kitaaa.. dan Alhamdulillah ada beberapa akun yang menyadari keberadaan video kita lalu posting.. dan betapa bangganya kitaaaaa

Kita bisa buat acara Bazaar dengan super meriah dan niat.. Kalian bilang "Ini kan buat sekolah bu, bukan buat kami" hahhahha..itu mungkin saja benar.. Tapi percayalah kenangan itu akan selamanya ada buat kalian... Dan bagus juga sih, dari omongan itu, saya merasa harus mendokumentasikan dengan lengkap sehingga kalian punya kenangan lebih baik lagi......
Saya ga pernah menyangka kalian akan melakukan sekeren ituuuu, sampai saya bilang ah ini yang terbaik..dan saya butuh waktu keruangan saya untuk menangis bangga dsana...







Namun... setiap pesta pasti akan ada usainya... Pertemuan akan ada waktunya berpisah...
Hari ini saya melewati kelas kalian, entah kenapa saya mellow.. Rasanya sepii sekalii, ingin rasanya saya mendengar suara kalian menyanyi lagi (kali ini saya tak ingin menghukumnya).. Ingin rasanya melihat kalian bermain basket di lapangan lagi (pakai baju osispun saya tak ingin marah)...Tapiiii... momentnya sudah habis.. sudah waktunya kalian melewati hidup dengan berjuang ditempat lain... Tapi ada yang tak berubah... (Doa ibu selalu ada untuk kalian..Dan ibu akan selalu jadi orangtua kalian, yang saat kalian lelah atau rindu bisa datang kapan saja)






Anak anakku, jadilah dirimu sendiri dalam menjalani hidup Nak.. lakukan dengan hati, Tak perlu malu datang ke sekolah bila rindu, jangan jadikan alasan blm berhasil membuatmu tak bertemu ibu.. Ibu hanya butuh melihat wajahmu untuk memastikan dirimu baik baik saja sayang......

Akhirnya Selamat Berjuang!! kalian bisaaaaa... Titip rindu ibu untuk kalian.. Jadikanlah skolah kita selalu sebagai rumah keduamu.. Ibu teramat sangat sayang kalian 💓💓💓💓💓💓




Minggu, April 07, 2019

OPEN LETTER

0 komentar

Untukmu..
Semakin hari aku semakin jauh dari kamu, iya kamu dek.. ntah masih pantas ntah tidak aku memanggil itu..
Aku merindu setaun lalu, saat kamu masih sangat manja sama aku.. Untuk pertama kalinya ada orang asing yang bilang "kami selama ini ga punya kakak, sampai ketemu kakak baru berasa kaya gini rasanya punya kakak"
Hari itu juga aku jatuh hati, betapa bangga dianggap kakak oleh orang asing dan aku begitu sayang kadang mengalahkan sayangku pada adikku sendiri...

Setaun berlalu, entah kenapa aku masih bertahan.. dengan segenap sakit yg semakin sering aku dapatkan..
Kakak hanya sebuah wacana, manusia berubah, dan kamu begitu juga dek..

Hari ini aku sakit sekali saat melihat postinganmu entah itu bercanda entah itu benar, "KAKAKKU" pada entah siapa dia..

Lalu aku semakin merasa tidak penting, aku tak pernah dibegitukan.. aku hari ini super sensitif.. merasa tak dianggap..
Berkali kali orang bilang aku dimanfaatkan.. AKU TAU..SANGAT...
Tapi yang memanfaatkan aku ini setahun dia berusaha membahagiakan.. trus apa yang sudah kalian perbuat padaku? Itu aku sampaikan kepada mereka mereka yang berbicara tentang kamu dek...

Namun skrg, kalau semakin sering merasa sakit.. apa yang harus kusampaikan pada mereka?
Mereka benar?

Senin, Januari 28, 2019

Broken Heart

1 komentar
16 Oktober 2018.. Aku menerima kabar kamu sakit Suma. Saat aku tau itu kanker dan stadium lanjut, aku sudah berfikir aku akan kehilangan kamu. Tapi, sungguh aku tak menyangka akan secepat ini. Aku mengenalmu, kamu perempuan tangguh dengan segala pemikiran pintarmu. Aku yakin kamu akan berjuang sepenuh tenaga untuk sembuh. Seperti katamu, "daripada marah marah dan mempertanyakan pada Tuhan, aku memilih untuk berjuang sembuh demi Baby Kei"...
Namun, 27 Januari 2019, Perjuangan kamu berakhir sayang. Bukan karena kamu kalah, tapi Tuhan Maha Penyayang, Dia terlalu menyayangimu, sehingga memintamu untuk bersamaNya. Dan saat Dia meminta, kita harus ikuti permintaanNya kan sayang?

Hari itu, aku berkunjung kembali kerumahmu setelah sekian tahun lamanya, membawa semua memori yang berusaha aku ingat, ya, rumah itu menjadi saksi betapa kita dulu sangaaat dekat, sudah menjadi keluarga, penuh tawa, penuh banyak cerita... Aku mengingatnya Suma. Ada kamu, Sekar, Indaryanti, Yenni,Siti, Fresty. Kita saat itu adalah keluarga.

Tapi, kemarin kami hanya bertiga. Hanya ada aku, Siti dan Indar yang menunggumu, karena Teman teman kita tidak bisa bersamamu Suma karena terhalang jarak. Aku tau bagaimana hancurnya hati teman teman kita saat tak bisa menghantarkanmu untuk terakhir kalinya. Patah hati kami Suma...

Saat berada di rumahmu.. yang kami lakukan hanya mengenang masa lalu..
"eh ingat ga kita suka ngerujak dulu di rumah Yeni"
"eh ingat ga kita pernah nonton film bareng dulu"
"eh ingat ga kita pernah nyari tanah liat bareng"
"eh ingat gaaaaa....."

Kami berusaha menghilangkan kesedihan kami dengan cara itu Suma...
Kamu tau ga Suma, di Rumah kamu, Siti masih dengan segala tingkahnya yang biasanya membuat kita tertawa... Bisa bisaan loh dia bawa kunci kamar dan akhirnya Suaminya ga bisa masuk kamar, trus dia bawa handphone anaknya sampe anaknya ga bisa make handphonenya....

Tapi ya, kita cuma bisa tertawa getir, karena kita ingat biasanya yang bereaksi lebih itu pasti kamu dan kita saling tertawa satu sama lain. Aku ingin sekali menceritakan padamu Suma....
Saat itu, kami merasa bisa strong karena kami tak lagi menangis.. kami kuat...

Ternyata, kami sangaaaaat rapuh. Saat ada kalimat dari orang orang "Jenazahnya datang"
Aku, Indar dan Siti kami saling berpegangan tangan berusaha untuk saling menguatkan dengan air mata yang terus jatuh tak mau berhenti. Mungkin orang orang disekitar kami bingung "Siapa kami?"
Kami tak peduli, yang penting Suma tau kami hadir untukmu sayang. Hari itu kami hanya duduk disudut rumahmu saling berpegangan tangan...

Kami memaksakan diri untuk bisa melihat wajahmu sayang ditengah hiruk pikuk orang orang. Jujur, ada rasa ingin berteriak untuk meminta orang orang minggir karena kami Sahabatmu lebih berhak. Namun, mungkin saja kan mereka juga banyak cerita tentangmu, karena kamu selalu bisa dekat dengan siapa saja. 
Wajahmu pucat sayang, tapi tetap cantik. Aku bersyukur ada Indar dan Siti bersamaku, sungguh aku kuat karena mereka dan teman teman yang mendoakan dari jauh. 
Akhirnya kita bisa menghantarkanmu di peristirahatan terakhir, walau dengan drama pake nyasar salah jalan...padahal anak asli Tanjungpinang... Suma, cerita geng kita ga pernah mulus kan.. itu hanya buat kita tertawa kecil, setidaknya kita sedikit tertawa....

Suatu saat, aku harap akan kejadian, kita semua berkumpul dan akhirnya mengunjungi kamu dalam kondisi kita semua ada. Pulang dari pemakaman, kita saling janji untuk terus mengabarkan, untuk terus menguatkan, untuk ada satu sama lain.
Mungkin saja ini mellow kita disaat kita kehilangan kamu sayang... 
Tapi, kalau kami melanggar itu, datangin aja kita ke mimpi Suma, tunjukkin galaknya kamu seperti biasa.
Sungguh, dimarahin pun aku rela, asal aku bisa melihat wajahmu sekali lagi....

Suma, kami semua sangat sayang kamu....selalu dan tak akan berubah... Selamat jalan sayang, berbahagialah bersama Dia yang Maha Menyayangi...

"SANGAR GENG"
(Sekar, Fresty, Ega, Indar, Siti dan Yenny)

Selasa, Oktober 16, 2018

Lets Fight

0 komentar
Dear my best friend.....

Tulisan ini ga akan merubah kondisi yang kamu hadapin..Aku sangat tau itu... Tapi, aku hanya ingin menulis malam ini, tentang kamu, tentang sahabat yang ternyata aku sayangin banget... Dan you know what?aku baru realize kemaren....

Saat kamu, sahabatku, manusia paling ceria di muka bumi... aku mendengar kamu sakit.. Sakit yang ga pernah aku bayangkan ternyata akan menimpa orang disekitarku.. Kamu tau, aku ga menyangka aku akan menangis sejadi jadinya... No, ini ga adil, kamu ga bisa sakit seperti itu... Ga boleh ga boleh dan ga boleh....

Aku saja yang mendengar sesakit ini rasanya.. Apalagi kamu yang menghadapinya... Takutkah kamu sayang? Apa sebenarnya yang berkecamuk dihatimu sayang?
Sakit pikiranmu dan sakit badanmu.. Aku tak tahu.. Membayangkannya saja aku tak berani sayang...
Aku sama sekali ga tau apa yang harus aku lakukan untuk menghiburmu... Aku hanya bisa bilang sayang, kamu harus kuat.. Kamu bisa!! Hajar penyakit itu, sama dengan caramu menghadapi mereka mereka yang dulu mengganggu kita....

Sahabatku...
Sesakit apapun dirimu, satu yang aku minta padamu... Tetap percaya padaNya... Jangan mempertanyakannya sayang.. Allah pasti punya rencana hebat untukmu.. Aku tau mungkin ini terdengar klise.. Tuhan memilihmu karena dia tau kamu kuat.. Itu yang selalu aku ingat tentangmu sahabatku.. Kamu kuat kamu hebat! Aku sering mengagumi cara pikirmu yang kesannya suka suka tapi kamu punya tujuan dalam hidupmu...

Sayang, kita hadapi sama sama... Aku tak bisa mendampingimu, tapi doa ini tak pernah putus sayang... Ternyata aku sangat menyayangimu... Betapa saat aku menulis blog ini, aku merindukanmu... Aku ingin menggenggam tanganmu, dan kita sama sama bilang "Damn Cancer!! i can face it!!

Sayang, Berjuanglah.. berjuang untuk semua orang yang menyayangimu..Berjuanglah sayang...
Tunjukkan pada penyakit itu, dia salah datang padamu, dia tak kan menang, Hajar sayang hajar!
Ah andai saja aku bisa mendatangimu saat ini... 

Aku beberapa hari ini sangat cengeng sayang.. Aku rindu.... Aku bodoh sekali saat melewatkan kesempatan bertemu denganmu.. 
Tapi percaya deh, saat waktunya tiba, aku akan datang, disana, kamu boleh marahin aku sepuasnya.. boleh sebel sama aku sepuas yang kamu bisa.. Lalu, izinkan aku untuk memelukmu sayang... 

Janji sama aku kita sama sama berjuang.. Kamu dengan penyakitmu, aku dengan doaku yang tak pernah putus untukmu....
Dari aku yang merindukan tawamu....... izinkan aku tetap menjadi sahabatmu sebodoh apapun aku....