Minggu, Januari 17, 2010

Dia dan hikmah yang saya dapat.... arigatou!!

8 komentar
Masa berduka udah lewat kak.. Si kakak tetap dalam kenangan kami yang tak kan pernah kami lupakan... love u full kakak.. Meskipun waktu yang Allah kasi buat ak bersama kakak sedikit, kakak telah memberi ak pelajaran yang paling berharga dalam hidup ak.... Sungguh kak, air mata ini kadang masih mengalir, dada ini masih sesak saat mengingat kakak... tapi life must go on right....
Taun baru udah lewat, ak ingat melewatinya drumah sakit saat masih bersama kakak.. kala itu ak tak sempat merenung apa yang ak mau untuk tahun ini...

Kali ini ak hanya ingin bercerita pemikiran ak setelah kakak tiada, dia buat ak merenung banyak... dan you know what.. ini postingan ke 100 ak.. Horay!! bisa juga nulis mpe 100 episode :)

1. Lebih sabar....
Kakak ngebuat ak belajar banyak untuk itu.. ketabahannya menghadapi sakit luar biasa... seberapa banyak yang masih aja berusaha menjelekkan namanya ga buat dia emosi.. sedikitpun tak terucap untuk membalas dengan penghinaan balik atau paling ga pembelaan diri.. menyangkal...

kakak tak melakukannya.. sungguh, ak ingin dia saat itu bereaksi, karna ak tau mereka salah.. tapi kakak tidak...

kakak sungguh mengajarkan pada ak apa itu arti sabar... Hal yang paling sulit ak lakukan...


2. Mencintai.... dan jangan lupakan.....
Ak tak tau kenapa kakak memaksa untuk dibawa pulang ke rumah... padahal belasan tahun kakak udah ga tinggal lagi bersama kami sejak dia menikah... mungkin bener kata orang, ada tanda2 saat seseorang mau pergi....

Yang ak ingat saat itu, kakak ingin mengulang kisah2 hidupnya yang dulu...
Menyadarkan ak untuk lebih menghargai apa yang ak miliki sekarang dan tak melupakan kenangan dan mereka yang bener2 peduli ama ak....

untuk tak egois, dan hargai waktu yang kini ak habiskan bersama mereka.. karena waktu tak pernah tertebak kawan.. kita tak pernah tau apa yang akan terjadi setahun, sebulan, sehari bahkan sedetik dari sekarang....

3. Hati hati ngadepin hati manusia...
Bener juga katanya 'hati tuh seluas samudra'... kita ga pernah bener2 tau apa yang ada di dalam hati seseorang... bisa aja manis diluar, tapi rusak di dalem...

ini yang ak dapat saat bersama kakak.. mereka2 yang di sekitar kakak sungguh mempunyai hati2 yang tak terduga... layaknya nonton sinetron, kali ini dapat peran baik.. besoknya antagonis...
Kali ini senyum buat ak.. besok jadi sosok manusia yang tak ak kenal...

Membuat ak lebih berhati2 dalam bergaul.. sungguh selama ini ak berpikir pada dasarnya manusia itu berhati baik...

4. Selalu berharap.....
Kakak membuat ak meyakini itu...bahwa harapan harus selalu dijaga... dengan harap hidup jauh lebih bermakna... Kakak tak pernah kehilangan harapan untuk sembuh... kakak pergi dalam keadaan tak pernah menyerah dengan sakitnya.. bahkan ak ingat kakak sempat bicara ma mama "senin, kita ke malaysia ya tante, berobat disana'.. padahal senin itu dia pergi lebih jauuuuuuuh lagi........

Kakak hanya kalah oleh takdir... ketentuan Maha Pencipta....

5. Love is Blind.... tapi ak ga mau buta untuk cinta....
Itu yang ak lihat dari kakak.. cinta dia pada si abang sungguh cinta buta, cinta mati... disaat semua meminta dia untuk menyerah akan cintanya, kakak tak pernah melakukannya...

Disaat semua muak melihat kedatangan penuh palsu si abang, kakak menyambutnya dengan tangan meminta untuk dipeluk.. untung aja si abang meluk, coba kalo ngga, bakal ada tendangan ala samurai buat si abang.. just kidding.. saya ga segila itu walau dikhayalan saya ngelakuin yang lebih parah :)

Thanks kakak untuk hikmah yang udah kakak kasi ke ak.... tapi hikmah yang paling besar kakak kasi ke ak... Jangan pernah menyalahkan Tuhan atas kejadian buruk yang menimpa kita.. tetaplah memohon padaNya.. Kakak tak pernah hilang keyakinan padaNya...

Kakak.... berbahagialah sekarang.... kami mendoakanmu....

Kamis, Januari 07, 2010

dan berakhir.....

7 komentar

Senin, 4 januari jadi hari yang tak terlupakan buat ak dan keluarga besarku... hari itu kami kehilangan senyum kami, berganti dengan pecahan tangis yang mengisi sudut2 rumah sakit.. ak hampir kehilangan kesadaran, rasanya tak bisa menerima saat melihat kakak menghembuskan napasnya yang terakhir...

hari itu kakak kehilangan rasa sakitnya.. penantiannya berujung sudah... seberapapun sayangnya kami terhadap kakak, toh Allah lebih menyayanginya... ak yakin Allah akan memberikan tempat yang layak untuknya.. akan menyambutnya penuh kasih dan menggantikan kesedihannya dengan kebahagiaan yang berlipat...

Entahlah, rasanya masih ada yang sesak di dadaku.. belum puas rasanya ak merawatnya.. meyakinkan kakak kalo semuanya bakal baik2 aja.. memberikan kepastian bahwa kmi teramat menyayanginya... ak merasa waktu tak berpihak pada kami...

Tapi Allah punya rencana lain, yang ak tau pasti terbaik untuk kakak... kakak sudah cukup teramat sakit.. tak hanya secara fisik tapi juga bathin... biarlah kami lepaskan kakak, sehingga ia pergi dengan tenang....

Tapi ak hanya manusia biasa yang tak mampu mengendalikan hati.. perih saja rasanya saat setelah kakak pergi semua mengaku yang paling dekat dengannya... dimana kalian saat dia berjuang melawan maut?? dimana kalian saat dia teramat sakit?? Adakah kalian berikan tangan kalian untuk dia genggam saat ia menahan perih luar biasa... Kalian berikan kah bahu untuk ia bersender saat ia benar2 merasa lelah dengan kesakitannya?? dan bisa2nya kalian bilang kalian keluarga... what the hell??

Sungguh ak tak pernah mengerti dengan hati manusia... baru kali ini ak melihat kemunafikan luar biasa... tapi sekali lagi ak mengikuti kata mama... "yang tak pernah bisa dibohongi adalah hati kecil manusia.. nuraninya yang paling dalam"..

yup!! mereka boleh bilang ke semua orang kalo mereka berbuat banyak untuk kakak.. bahwa mereka keluarga terbaik yang kakak punya.. tapi mereka tak kan pernah bisa membohongi nurani mereka bahwa yang mereka bilang itu bohong belaka.. dan nurani mereka akan menyakiti diri mereka sendiri.. ah sudahlah!! ak cape sakit hati.....

Ak hanya bisa mengingat ucapan kakak saat ak membangunkannya untuk makan.. "kalo ega ga bangunkan kakak, mungkin kakak udah melayang"

Kali ini kakak bisa melayang kemanapun kakak mau... perih itu sudah hilang kak... sedihnya sudah pergi... akan ada Sang Maha Pengasih yang menunggu kakak untuk dibawa ketempat terindah.. kami disini hanya mampu mendoakanmu....

selamat jalan kakak.... terima kasih dirimu telah mengizinkan ak untuk menjadikan ak ade'mu dan merawatmu kakak... dan maaf ak tak mampu berbuat banyak.....

Dedicated to : my lovely sista Hellina (3 Nov 77 - 4 januari 2010)

Senin, Januari 04, 2010

only hope......

5 komentar

Sebelumnya happy new year kawan! moga tahun ini menjadi tahun terbaik untuk kita semua.. amiiin...

Menyambung postingan minggu lalu dalam keadaan emosi menggila, kali ini tak lagi emosi, tapi lebih tepatnya ak merintih.. pedih.. perih...

Si kakak dalam kondisi yang teramat kritis, tak lagi bereaksi, hanya tertidur... kata dokter koma stadium 1... Ak hanya terdiam, entah harus bilang apa.. ak dan keluarga besarku teramat menyayangi kakak... Hanya saja dada ini terasa sesak, kakak dalam kondisi seperti ini tapi masih saja mereka yang mengatakan diri mereka keluarga justru terlibat perang mulut tak berkesudahan..

rasanya telinga ini udah cape' dengar mereka meributkan hal2 yang ga penting.. hanya mulut2 berbisa yang siapapun di dekatnya akan terkena racun.. justru dalam kondisi seperti ini bukannya kita harus makin saling menguatkan??? meminta pertolongan padaNya??

bukannya ngomong 'gara2 ini lah'.. 'harusya begini'.. 'tuh kan udah saya bilang'... rasanya pengen saja ak teriak... "Woi!! udah!! baca yasin oi... doa".. tapi sekali lagi, ak bukan keluarga... dan mama juga udah ingatin ak untuk ga emosi lagi...
kali ini ak ikuti saran mama.. berat banget buat sabar...
Bener kata orang 'Orang sabar tuh selalu kesal'

Jadi yang bisa ak lakukan sekarang hanya berdoa.. dan berharap yang terbaik untuk si kakak.. memohon padaNya.. jika memang kesembuhan yang baik untuknya, maka sembuhkanlah.. tapi jika tidak, berilah kemudahan untuk si kakak menghadap padaMu ya Rabbi...

Ak berharap kakak tak mendengarkan pertengkaran keluarganya.. ak hanya ingin mengalirkan semangat dan harapan kepada kakak untuk cepat sembuh.. ak masih ingin mendengar suara kakak, senyum kakak.. keramahan kakak..

buat si abang yang menjadi cinta matinya kakak.. bukalah hati abang... lihat!! dia sakit sekarang... ak tak minta banyak bang.. kalau hati abang tak lagi untuk kakak, berikan hati kemanusiaan abang.. jiwa belas kasih sesama manusia....

Tuhan maha besar... hati manusia tak bisa tertebak.. kata mama.. mereka sekarang kumpulan2 hati yang tersesat.. kita2 yang masih di jalur yang benar, lakukan yang bisa kita lakukan....

kami hanya ingin bilang 'kakak tak sendiri.. masih ada kami... masih ada cinta untuk kakak.. dan masih ada harapan....'