Kalimat yang bilang "jangan tanyakan pada negara apa yang telah negara perbuat untukmu, tapi tanyakan pada dirimu apa yang telah kamu buat untuk negara" rasa - rasanya harus diubah.... bagusnya "Tanyakan pada negara dan dirimu apa yang telah sama - sama kalian perbuat untuk kepentingan bersama". Mungkin itu lebih tepat. Kemarin ak ngerasa ga bisa berbuat banyak, ga pernah melakukan something yang besar yang bisa membuat perbedaan.. yang berpengaruh pada bangsa dan lain - lain lah.. ngerasa NOTHING.....
Awalnya dimintain tolong untuk jadi moderator buat penyuluhan UMKM didepan para usahawan yang pada umumnya bekerja sebagai nelayan. Intinya ak harus mastiin kepada mereka betapa pentingnya UMKM untuk dikembangkan dan bagaimana cara mudah buat mendapatkan modal....
Awalnya sempat bingung, karena mang ngerasa belum terlalu nguasain bahannya.. apalagi yang dihadapi yang kemungkinan besar umurnya jauuuuuuuh lebih tua dari ak, takutnya mereka merasa ak nya menggurui... padahal ak kan mang bu guru hehehe.. apa sih Ga...
Alhamdulillahnya mereka menyimak dengan seksama apa yang ak jelasin, ga sia2 perjalanan jauh hampir 2 jam ke tempat mereka... kesan pertama aja udah ga enak, listrik lum ada.. padahal presentasinya di kantor kecamatan... what??? sebegitu parahkah Indonesiaku.. hari gini listrik lum masuk.... trus pas sesi pertanyaan, hasil yang ak dapat jauh lebih miris...
mulai dari ketidakmengertian mereka tentang proposal kredit, bahkan sampe namanya Bank aja sebagian dari mereka ga pernah masuk.. ketakutan2 mereka akan Bank yang sungguh lugu, ntah orang mana yang sok kasi tau betapa menakutkan nya Bank itu... bahkan mereka lebih percaya dengan minjem di rentenir... lum lagi pola hidup mereka yang 'hidup hanya untuk hari ini'... wah ak makin ngerasa lum bisa buat apa2 untuk negara, untuk orang lain.. ternyata ak sama sekali ga buka mata... ak pikir udah ga ada lagi org2 yang masih hidup dengan kondisi ini... mungkin ak kelewat dmanjakan dengan fasilitas kota yang serba ada.. sampe2 lupa lihat sekeliling... atau terdoktrin sinetron, yang orang2nya hidup makmur semua.....
belum lagi mereka cerita pernah mencoba mampir ke Bank dan ga dapat sambutan hangat... sedih.. miris... bukannya bank sifatnya melayani ya... kalo lembaga yang dipercaya aja bersikap begitu gimana mereka mau mengadu?? meminta tolong?? segala sesuatu harus dinilai dari luar ternyata.. kalo berdasi, mari kemari, walaupun itu koruptor sekalipun.. tapi yang cenderung biasa2 aja... siapa kamu.... wah!!
Mau ga mau mereka ke rentenir yang justru memberi senyum sambutan... memberikan ketenangan... walau di akhir menyiksa dengan membabi buta...
Toh pada akhir diskusi, walau mereka puas dengan penjelasan ak, hanya saja ngerasa ternyata ak masih miskin ilmu.. ga bisa kasi banyak ke orang lain, ga punya kepedulian... mulai dari sekarang mungkin harus lebih banyak lihat sekeliling... dan pemerintah yang baru ni: Ayo dong gerak!! sama - sama kita.....
belum apa - apa
Senin, Oktober 19, 2009
by
kak_ega_punya cerita
di
Senin, Oktober 19, 2009


- Two clicks for more privacy: The Facebook Like button will be enabled once you click here. Activating the button already sends data to Facebook – see i.not connected to Facebook
- Two clicks for more privacy: The Google+ button will be enabled once you click here. Activating the button already sends data to Google – see i.not connected to Google+
- Two clicks for more privacy: The Tweet this button will be enabled once you click here. Activating the button already sends data to Twitter – see i.not connected to Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Waduh..untung kak ega ikut kegiatan kayak begitu.kan jadi bisa tahu bahwa keadaan masyarakat negara kita ini ga semuanya bagus. Semangat kak ega, bantu mereka supaya bisa lebih baik lagi
BalasHapusSory kak Ega baru sempat mampir...
BalasHapusUdah ganti baju, tambah keren.
tetap semangat,... setiap pekerjaan pasti ada suka dan dukanya.
BalasHapusWah..., rumah baru nih... lama gak mampir ternyata sekarang ada yang berubah. Cantik mbak..!!
BalasHapusMemang, semakin banyak kita belajar, maka kita akan semakin sadar bahwa ilmu yang kita miliki belumlah apa-apa. Nice post...
wew.. jadi makin prihatin dengan kondisi bangsa ini.. HHhhhh....
BalasHapusBetul,youk kita semangat belajar terus.
BalasHapusbenar2 potret negeriku yang sesungguhnya, ada perbedaan disana.
BalasHapustapi tidak ngerti juga, aku belum berbuat apa2 untuk negeriku.
makasih sudah berkunjung.
apa yang sudah aku berikan pada negera?
BalasHapusaduh pertanyaannya kegedean. baiknya turunin dulu standar,apa yg sudah kita berikan pada keluarga?
Tulisan mantap Ga. Ya, sebaiknya kita merasa belum apa-apa, supaya tidak cepat puas, katanya.
BalasHapusenar2 potret negeriku yang sesungguhnya, ada perbedaan disana.
BalasHapustapi tidak ngerti juga, aku belum berbuat apa2 untuk negeriku.
makasih sudah berkunjung.
kerja keras adalah energi kita
jadi pasti ada pembelajaran dimanapun kita berada ya kak, dg mengikutinya kak ega jadi sadar dan mengetahui apa yg kak ega belum ketahui.... :D
BalasHapusk'ega pa kabarnya nih? dah lama ga mampir ke tempatku. hehe..
BalasHapusEga,layout na baguuuus deh :)heheeeee
BalasHapusTulisan yg penuh dgn opini keren2....
ak sebel, baru mau nulis seuatu eh listrik mati...lama2 nih komputerku keluar asap jg..
sampaikankah walau satu ayat!!!
BalasHapuskalo punya ilmunya sedikit, ya sampaikan sedikit. kalo banyak ya sampaikan banyak.
Kak Ega sudah berusaha, itu yang trepenting.
salut!!!!!!